Spalletti Murka Maksimal Saat Lihat Inter Dihukum Penalti di Menit-menit Akhir

Agen bola online, Bandar judi bola, togel online, situs judi bola resmi terpercaya

LIGA366 – Penalti di menit-menit akhir membuat Inter Milan harus puas dengan satu poin dari lawatan ke markas Fiorentina hari Senin (25/2) tadi. Hal itu sampai membuat pelatih Nerazzurri, Luciano Spalletti, tak bisa menahan rasa murkanya kepada wasit.

Dil laga lanjutan Serie A itu, Inter sukses membalikkan kedudukan setelah gol bunuh diri Stefan De Vrij dibalas tuntas oleh Matias Vecino dan Matteo Politano. Dewi Fortuna pun semakin berpihak ke Inter setelah Ivan Perisic mencetak gol melalui titik putih di babak kedua.

Fiorentina lalu berupaya menyamakan skor, dan titik terang pun mulai terlihat setelah Luis Muriel mencetak gol pada menit ke-74. Jelang pertandingan berakhir, kontroversi pun dimulai. La Viola mendapat hadiah penalti dari wasit di masa injury time.

Murka Spalletti Kepada Wasit

Dalam tayangan ulang VAR terlihat bahwa bola hanya menyentuh badan Pemain Inter Milan, Danilo D’Ambrosio. Tetapi wasit, setelah berkonsultasi dengan tim VAR, tetap berdiri pada pendiriannya dan memberikan penalti kepada Fiorentina.

Jordan Veretout yang ditunjuk sebagai algojo berhasil menunaikan tugasnya dan membuat kedudukan imbang 3-3, dan membuat Inter harus pulang dari Artemio Franchi dengan tambahan satu poin saja. Usai laga, Spalletti tak bisa menahan amarahnya.

“Itu jelas. Mengenai dadanya. Tak ada argumen di sini. Tak ada keraguan. Mengenai dadanya. Kami melihatnya dengan jelas. Semuanya melihat VAR ini dari pinggir lapangan, semuanya melihatnya! Mengenai dadanya!” ujar Spalletti kepada¬†Sky Sport Italia.

Terlihat Sangat Jelas

Meskipun terlihat berang di hadapan awak media, namun Spalletti tidak menghampiri wasit setelah pertandingan untuk melayangkan protes. Sebab pikirnya, hal itu sudah tak lagi berguna.

“Saya tak berbicara kepada wasit setelahnya, karena apa yang mungkin bisa ia katakan kepada saya? Apakah berkata bahwa itu mengenai tangan sementara jelas-jelas tidak? Tak ada jika atau tapi di sini, semuanya jelas. Sangat jelas,” lanjutnya.

“Itu terjadi di depan mata kami. Tak ada keraguan lagi, tak ada kata ‘mungkin’, tak ada ‘berpotensi’. Sehingga kami bisa mengingat lagi terakhir kali kami menghadapi Fiorentina, dengan sentuhan jari terkenal yang terlihat di VAR,” tambahnya

BACA JUGA : GARA GARA ICARDI WANDA NARA JADI RIBUT DENGAN CASSANO

Sebagai penutup, Spalletti berujar “Ini adalah instrumen penting yang bisa digunakan oleh wasit untuk melihat sesuatu dengan benar,”.

Related posts

Leave a Comment