CEO Arema FC Beber Kriteria Ketua Umum PSSI Mendatang

Agen bola online, Bandar judi bola, togel online, situs judi bola resmi terpercaya.

LIGA366 – Arema FC angkat bicara soal kandidat Ketua Umum PSSI mendatang. Klub berlogo singa mengepal ini menyebut ada beberapa kriteria yang harus dimiliki sosok yang nantinya akan menakhodai federasi sepak bola Indonesia tersebut.

PSSI sendiri telah dipastikan akan segera menggelar Kongres Luar Biasa. Kongres ini direncanakan bakal digelar usai pemilihan presiden pada medio April mendatang.

Dalam kongres ini akan ada pemilihan ketua umum anyar di organisasi tersebut. Hal ini tak lepas dari mundurnya Edy Rahmayadi dari jabatannya -sebagai Ketua Umum PSSI- pada Kongres Tahunan PSSI lalu. Menyusul kemudian adanya penetapan tersangka pada Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, dari Satgas Antimafia Bola.

Menurut CEO Arema, R. Agoes Soerjanto, klubnya tak mau berbicara soal nama yang dijagokan untuk menjadi PSSI-1. Namun, menurutnya, yang pasti ketua PSSI mendatang haruslah sosok ‘gila’.

“Menurut saya, pertama-tama, kriterianya adalah ‘orang gila’,” ucap Agoes.

“Orang ‘gila’ ini adalah ‘gila’ semuanya. Dalam karakter bisnis, ia harus ‘gila’. Keteguhannya memimpin organisasi pun harus gila,” sambungnya.

Apa lagi kriteria Ketua Umum PSSI mendatang? Simak selengkapnya di bawah ini.

Mampu Memimpin Organisasi

Selain ‘gila’, menurut Agoes, ada hal lain yang harus dimiliki sosok ketua umum PSSI mendatang. Hal tersebut adalah memiliki jam terbang tinggi dalam memimpin organisasi.

“Memimpin organisasi bukan sekadar paham AD-ART atau statuta saja. Bukan sekadar hafal pasal per pasal,” tegasnya.

“Namun, jiwa berorganisasi ini jiwanya harus tercurahkan untuk organisasinya. Harus total,” Agoes menambahkan.

BACA JUGA :

MENANG JUDI BOLA RATUSAN JUTA

Demi Nusa dan Bangsa

Lebih lanjut, ada hal terpenting yang harus dimiliki sosok ketua umum PSSI mendatang. Menurut Agoes, sosok ini harus sadar bahwa muara dari tugasnya adalah demi nusa dan bangsa.

“Ia harus paham bahwa sepak bola ini adalah olahraga rakyat,” kata pengusaha konstruksi tersebut.

“Kalau di Indonesia, ia harus paham dengan kondisi ini,” ia menandaskan.

 

Related posts

Leave a Comment